PENGERTIAN E-FAKTUR PAJAK

Posted on


e-Faktur ialah aplikasi untuk menciptakan Faktur Pajak Elektronik atau bukti pungutan PPN secara elektronik. e-Faktur bukan faktur pajak jasmani karena pengisiannya dilaksanakan secara elektronik melalui software atau website.

Aplikasi e-Faktur ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan/atau penyedia jasa software pajak sah yang ditunjuk oleh DJP.

eFaktur Client Desktop dan e-Faktur pajak.go.id ialah contoh software resmi guna membuat, mengeluarkan dan mengadukan Faktur Pajak. Berikut ulasan tentang e-Faktur Client Desktop.

Berdasarkan keterangan dari pasal 11 Peraturan Direktur Jenderal Pajak (DJP) No. PER-16/PJ/2014, Pengusaha Kena Pajak (PKP) wajib menciptakan dan mengadukan faktur pajak dengan teknik diunggah dan mendapat persetujuan dari DJP.

Proses Penggunaan Aplikasi eFaktur pajak.go.id
Untuk menggunakan software eFaktur DJP, inilah ini ialah proses yang me sti dilaksanakan wajib pajak:

Download e-faktur di alamat inilah https://efaktur.pajak.go.id/aplikasi
Ekstrak software dengan memakai WinRAR, 7-zip, dan sejenisnya.
Jalankan software di komputer Anda. Pastikan komputer kita telah mengisi spesifikasi guna menjalankan software tersebut, khususnya kapasitas RAM/memory Anda.
Akses web Elektronik Nomor Faktur (ENOFA) untuk mengerjakan konfigurasi file Sertifikat Digital dan passphrase.
Lakukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) cocok dengan jumlah faktur pajak yang Anda bikin dalam tiga bulan terakhir.
Untuk bikin Pajak Keluaran, input data NSFP pada menu: “Referensi”>”Referensi Nomor Faktur”>”Rekam Range Faktur Pajak”.

Proses Penggunaan Aplikasi eFaktur pajak.go.id
Untuk menggunakan software eFaktur DJP, inilah ini ialah proses yang me sti dilaksanakan wajib pajak:
1. Download e-faktur di alamat inilah https://efaktur.pajak.go.id/aplikasi
2. Ekstrak software dengan memakai WinRAR, 7-zip, dan sejenisnya.
3. Jalankan software di komputer Anda. Pastikan komputer kita telah mengisi spesifikasi guna menjalankan software tersebut, khususnya kapasitas RAM/memory Anda.
4. Akses web Elektronik Nomor Faktur (ENOFA) untuk mengerjakan konfigurasi file Sertifikat Digital dan passphrase.
5. Lakukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) cocok dengan jumlah faktur pajak yang Anda bikin dalam tiga bulan terakhir.
6. Untuk bikin Pajak Keluaran, input data NSFP pada menu: “Referensi”>”Referensi Nomor Faktur”>”Rekam Range Faktur Pajak”.
7.

8. Untuk menciptakan Pajak Keluaran, masuk menu “Faktur”>”Pajak Keluaran”, sementara untuk menciptakan Pajak Masukan, masuk menu “Faktur”> ”Pajak Masukan”.

9. Untuk input data pajak keluaran/pajak masukan satu per satu dan menciptakan faktur pajak elektronik, masuk menu “Administrasi Faktur” > “Rekam Faktur”.

10. Untuk input data pajak keluaran/pajak masukan tidak sedikit sekaligus dan membuat tidak sedikit faktur pajak elektronik sekaligus, masuk menu “Impor”>”Open File”>”Proses Impor”
11. Faktur sukses dibuat, klik “Preview”.
12. Jika terdapat yang butuh diperbaiki, klik “Ubah”.
13. Cek kolom kedudukan approval. Jika terdapat kedudukan “Reject” dengan kata lain upload faktur pajak elektronik gagal. Cek kolom penjelasan untuk memahami sebabnya dan perbaiki lagi kemudian.