Menciptakan nama perusahaan Yang Tepat

Posted on

Sebelum melakukan pendirian PT anda harus memikirkan nama yang tepat untuk PT yang ingin didirikan tersebut. Nama PT ialah persyaratan paling mula untuk mengawali pendirian bisnis. Hal ini tampak simpel, tetapi pada prakteknya tidak sedikit yang kendala untuk mengejar nama yang tepat guna perusahaan mereka. Berbeda dengan CV dimana tidak terdapat batasan aturan tentang nama, sebagian kendala dalam menggali nama yang sesuai. Pemilihan nama yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah untuk kelancaran bisnis perusahaan. Berikut panduan menciptakan nama perusahaan guna menghindari urusan tersebut:

1. Nama perusahaan jangan sama dengan nama perusahaan beda yang sudah berdiri
Nama Perseroan Terbatas(PT) jangan sama dengan yang beda meskipun bidang usaha dan mukim kedua PT berbeda. Hal tersebut dilarang ketentuan perundang-undangan. Larangan tersebut ditata dalam PP No. 43 Tahun 2011 mengenai Tata Cara Pengajuan dan Pemakaian nama Perseroan Terbatas.

Dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b PP 43/2011 dilafalkan bahwa:

“(1) Nama Perseroan yang dikemukakan harus mengisi persyaratan:

belum digunakan secara sah oleh Perseroan beda atau tidak sama pada pokoknya dengan Nama Perseroan lain.”

Apabila ada keserupa an nama antara PT yang didaftarkan dengan PT yang sudah terdaftar, maka Kemenkumham akan menampik pendaftaran PT itu sesuai peraturan Pasal 3 ayat (1) PP 43/2011.

2. Nama perusahaan me sti terdiri dari paling tidak 3 kata berbahasa Indonesia
Nama perusahaan me sti terdiri dari paling tidak 3 suku kata Berbahasa Indonesia. Hal ini dilaksanakan untuk memisahkan nama perusahaan lokal dan perusahaan dengan modal asing. Pasal 11 PP 43/2011 menyatakan, “ Perseroan yang semua sahamnya dipunyai oleh penduduk negara Indonesia atau badan hukum Indonesia wajib menggunakan Nama Perseroan dalam Bahasa Indonesia.” Nama pun harus memakai huruf latin dan tidak memakai angka, huruf, atau campuran huruf yang menyusun kata.

3. Nama perusahaan me sti tidak berlawanan dengan ketertiban umum atau kesusilaan
Nama Perusahaan me sti mengikuti kebiasaan kesusilaan yang berlaku. Dengan demikian, pemakaian nama yang berisi isu SARA ataupun kebencian dan tidak cocok dengan norma yang berlaku tidak diperkenankan cocok dengan Pasal 16 ayat (1) UU Perseroan Terbatas.

Nama perusahaan me sti cocok dengan destinasi atau bidang usaha perusahaan.
Pasal 5 ayat (1) huruf g dan h PP Nomor 43 Tahun 2011 mengaku bahwa Nama perusahaan me sti menggambarkan bidang usaha yang diambil. Jika disimpulkan, pemakaian bidang usaha perusahaan tidak boleh berbeda dari nama yang digunakan. Ada permasalahan dimana pemakaian nama akan memberi batas bidang usaha yang dapat diambill. Sebagai contoh, perusahaan yang memakai kata Jasa di namanya hanya dapat menjalankan usaha di bidang jasa. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk memakai nama yang cocok dengan bidang usaha yang bakal diambil.

Gravatar Image
Traveler